Kamis, 24 Agustus 2017

KKN Packing List *ala-ala




Assalamualaikum.

Halo....Musim-musim menjelang KKN gini biasanya para Mahasiswa (termasuk saya..hehe) pada kelabakan mempersiapkan barang-barang bawaan yang akan mereka gunakan selama satu bulan (atau lebih!) menjalanai program ini.

Ketika packing, yang harus kamu fahami adalah bahwa kamu gak boleh sampai melupakan barang-barang printilan, tapi membawa terlalu banyak barang pun ga ada gunanya ya.

Well, kali ini saya ingin sharing sedikit tentang persiapan KKN saya selama 1 bulan kedepan, tepatnya di Bulan September 2017. 

Dulu, mendengar kata KKN , it’s too amazing. Sebuah penanda bahwa kita sebagai mahasiswa semester 7 sudah hampir sampai di daratan sebuah pulau (read: semester akhir) yaaay. 

So, congratulation for you guys. 

Sederhanya, KKN adalah salah satu tempat pengaplikasian ilmu dan sarana bersosialisasi dengan masyarakat.

Jadi secara umum apa yg perlu disiapkan?

1. Fisik dan mental 
Siapkan mental, karena KKN  adalah satu UJIAN hidup yg harus kita lalui dengan baik. #Eaaa..hehehe Welcome to the jungle. ***** KKN adalah salah satu tempat yg bikin kita gampang banget futur. Bersyukurlah jika ada teman yg sepemahaman dgn kita, kalo tidak? Berdo’a sebanyak*nya. Semoga Allah tetapkan hati kita di atas agamanya. Amiiin. 

(Mungkin) Beberapa ujian saat KKN adalah bertemu teman yg super menyebalkan, rese, suka ngambil barang org tanpa izin, mungkin ada yg -maaf- pergaulannya terlalu bebas , ada yang malas-malasan kerja, malas sholat dll. Kita dituntut untuk berfikir sebelum bertindak, berfikir lebih dewasa dalam menyikapi perbedaan,  terus berbaik sangka, bisa membawa diri , serta menjalankan amanah kita sebagai sesama muslim untuk saling mengingatkan. Buat yg dapat bulan juni-agustus biasanya akan bersamaan dgn bulan ramadhan, jadi sebaiknya harus mempersiapkan amalan-amalan harian dari sekarang, jauh hari sebelum kkn. Tapi kebetulan di Sekolah Tinggi ku (read : STAI Asshiddiqiyah Karawang) KKN nya di tetapkan di Bulan September jadi ga bertepatan sama bulan ramadhan ya guys, tapi untuk tahun 2017 ini si bertepatan nya sama Hari Raya Idul Adha, so persiapan jarak deket nya paling sama hewan-hewan kurban, kek Sapi, Kambing dll, asal jangan kurban perasaan aja yaa.... hahahaha apaan si , oke back to laptop. jadi intinya Aturlah waktu mu sebaik mungkin selama KKN . JANGAN GAMPANG TERLENA dan menghabiskan banyak waktu untuk hal-hal yg kurang penting, misalnya : GOSIP, main kartu, main uno , domino , nonton terlalu lama, tidur pagi dan semacamnya bisa diganti dengan baca Al-Qur’an, mengajar mengaji anak* kecil di sekitar posko , muraja’ah hapalan, baca buku, masak , olahraga. Kalau perlu, buat target selama KKN. Misalnya :
1. Menghabiskan buku hadis arba’in atau sirah sahabat
2. Menambah hapalan surah tertentu

Untuk persiapan fisik, 
Jaga kesehatan sebelum dan selama KKN. jangan salah memilih makanan, banyak minum air dan siapkan vitamin. Kalau sudah merasa akan flu atau demam, langsung minum vitamin dan buavita atau semacamnya. Jaga kebersihan diri(termasuk pakaian, selimut, dan barang* pribadi lainnya ) . Terakhir, rajin* bersihkan posko hehehe. 

Barangnya?

Ini ada listnya :
Perlengkapan pribadi :
  • Koper/Tas besar 1
  • Tas ransel 1
  • Tas kecil untuk bepergian 1
Jangan bawa 2 koper, karena sedikit menyusahkan dan susah dibawa. Maka hematlah barang yg akan kita bawa. Apa saja itu? 
  • Alat mandi (sesuai kebutuhan: sabun cair, shampo, conditioner, pasta gigi, facial wash )
  • Bahan mencuci pakaian ( detergen cair versi sachet berdasarkan pengalaman saya dirumah si lebih hemat dibandingkan detergen ukuran besar krn gampang tumpah, dan selalu jadi incaran ) belilah detergen yg sudah ada pewanginya. 
  • Alat kebersihan dan perawatan diri lainnya ( bedak, lotion , sisir, lotion nyamuk, tissue kering dan basah, cermin kecil, gunting, parfum, sunblock-karena kebanyakan aktivitas kita diluar- dll)
  • Baju kaos 3-4 lembar , kemeja 1 lembar untuk acara resmi dan 1 gamis untuk acara resmi yg juga bisa digunakan ke acara nonresmi misalnya :  kondangan. Jangan terlalu banyak membawa banyak baju yg tidak perlu, membawa bnyk gamis not reccommended sih kayanya karena akan membuat koper cepat penuh . 
  • Rok 3 jenis sudah cukup. Bawa yg berwarna netral atau yg disesuaikan dengan baju kaos dan kemeja yg kita bawa. 
  • Pakaian dalam (sesuai keperluan). Karena kadang kita ditempatkan di daerah yang kekurangan air , maka bawaan ini sesuaikan dengan situasi tempat kkn kita ya. 
  • Kaos kaki 2-3 pasang, biar klo nyampur kita bisa tetap protect dan tidak kehabisan stock kaos kaki. Apalagi kalau lagi musim hujan, kaos kaki cepat kotor dan sering* ganti.  jangan lupa dikasih penanda kaos kakinya krn gampang ketuker. hihihi
  • Handshock 1-2 warna netral untuk pakaian kita. 
  • Leging atau celana yg agak longgar (biar aman kalo mau kemana-mana)
  • Jilbab 5 , kalo saya pake 3-4 jilbab kaos , 1-2 jilbab segitiga. bawalah yg warnanya netral yg bisa digunakan untuk banyak warna baju. 
  • Jaket : optional , kalo daerahnya dingin atau sering keluar*
  • Selimut : optional untuk daerah dingin
  • Handuk kecil / sarung bali
  • Kantong kresek ukuran besar untuk pakaian kotor dan ukuran sedang-kecil untuk persiapan lain.
  • Hanger 4-6 untuk menghemat tempat jemuran bisa juga digunakan untuk menggantung pakaian yg belum kotor dan masih ingin digunakan (usefull)
  • Penjepit jemuran yang kuat *karena badai kadang datang* pandai-pandailah memosisikan jemuran.
  • Tali jemuran : optional kadang usefull
  • Senter 
  • Kipas kecil : optional
  • Power bank
  • Alat tulis ( buku kecil, gunting, pulpen, map plastik )
  • Laptop dan chargernya
  • Hp dan chargernya 
  • Handsanitizer
  • Sendal 1
  • Sepatu 1 atau bisa membawa sendal sepatu 1 , sepatu recommended adalah sepatu plastik. Pilihlah model sepatu yg cocok untuk segala jenis pakaian. 
  • Obat-obatan pribadi( obat alergi, maag, diare, demam, sakit kepala, asma dls), Vitamin juga perlu. 
  • Alat jahit sangat jarang org memikirkan ini. Tapi percayalah ini berguna. (kata kaka kelas yang udah pengalaman si gitu, hee)
  • Masker
  • Kacamata jalan
  • Kamera : optional
  • Mukena 
  • Al-Qur’an dan buku zikir
  • Buku bacaan
Untuk kelompok : (opsional)
  • Printer
  • Kertas hvs
  • Alat tulis ( hetter besar dan kecil, penggaris panjang, spidol,  lem, gunting, lakban besar )
  • Plastik pembungkus
  • Makanan untuk kelompok
  • setrika
  • Alat-alat pemeriksaan kesehatan(untuk fak. Kesehatan )
  • Mie kardus ( untuk menghemat pengeuaran/ apapun sesuai kesepakan)
  • Dll sesuai kesepakatan. 
Nah , itu beberapa persiapan perlengkapan saya selama KKN. Lengkapnya, di kondisikan saja sesuaikan dengan kondisi tempat KKN dan program KKN yg diikuti.

2. Persiapan ekonomi

Hmm. Untuk yg satu ini disesuaikan dgn kemampuan (Kata Dosen Pembimbing pas pembekalan). Biasanya tiap kelompok mengumpulkan uang untuk dijadikan kas posko. Kisaran biaya hidup selama KKN bergantung pada lama dan tempatnya. Hehe. Perbulan sih biasanya makan 1 juta. Tapi klo lokasinya di kampung* biayanya lebih murah karena biaya operasionalnya juga sedikit. Barang* di pasar tradisional juga biasanya murah . HMM Kalau di kota siapkan budget lebih aja ya karena biaya hidup juga biasanya tinggi . Apalagi kalo banyak cafe dan warung makannya*ini godaan *. 

Pandai-pandailah mengatur anggaran belanja. jangan membeli yg tidak perlu. Kadang-kadang gunakan uang untuk membantu kebutuhan ibu posko . 
Sedikit pesan :
  1. Cucilah pakaian maksimal 2 hari sekali.
  2. Mandi agak subuh biar ga ngantri, jangan jadi org yg selalu ditunggu . Ada baiknya menjadi orang pertama yg membangunkan sholat. 
  3. Jaga barang* pribadi . Bukan kikir yaa tapi di jaga. Jangan biarkan barang* kita tercecer dimana*. Ini juga salah satu tips untuk menghemat pengeluaran .
  4. Jaga iman , jaga diri, jaga hati
  5. Jaga izzah dan iffah sebagai wanita 
  6. Jangan lupa tiap mau makan berdoa dulu, karena ada beberapa kasus nyata yg tidak diinginkan terjadi. 
  7. Berdo’a, berdo’a, berdo’a.  sebelum masuk dan keluar WC , bangun dan sebelum tidur, saat keluar rumah, intinya perbanyak do’a. Semoga selalu dijaga Allah di tempat orang lain.
  8. Jaga adab dan etika di rumah orang
Beberapa hal yg perlu diperhatikan sebelum KKN adalah kita harus cari tau kondisi daerah yang akan kita tempati, bagaimana cuacanya, kondisi alamnya, adat istiadat masyarakat setempat serta kondisi sosial ekonomi masyarakatnya. Hal ini untuk memudahkan kita menentukan barang bawaan kita dan yg terpenting memudahkan dalam bersosialisasi dgn masyarakat. 

Sekian tips dari saya. Semoga bermanfaat.^_^


Ps : O iya, untuk persiapan KKN/ KKN packing list ini sifat nya masih fleksibel ya. karena KKN baru akan dimulai september besok. So, kalo ada hal yang kurang lengkap insyaAllah saya lengkapi lagi. dan untuk picture masih pake logo kampus ya. karena emang belum punya dokumensi KKN. next di edit :*

Senin, 13 Februari 2017

Makalah Model Pengembangan Profesi Guru

MODEL PENGEMBANGAN PROFESI GURU

Makalah diajukan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Profesi Keguruan Semester 5
Dosen Pengampu : Ade Nasem,S.Ag. M.M.Pd.






Disusun oleh:
Siti Hatikah ( 14.111.006 )




PRODI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH
SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH
 ASSHIDDIQIYAH KARAWANG

2016




KATA PENGANTAR

Puji syukur di panjatkan kehadirat Allah swt. Yang telah memberikan rahmat dan hidayah Nya sehingga Penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah ini. Sholawat dan salam sejahtera semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad saw. Yang telah membimbing umatnya kejalan yang di ridhai Allah swt.
Judul Makalah ini adalah “Model Pengembangan Profesi Guru”, makalah ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Profesi Keguruan.
Selesainya makalah ini berkat bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, Penulis mengucapkan terima kasih kepada :
  1. Ibu Ade Nasem,S.Ag., M.M.Pd. Dosen Pengampu Mata Kuliah Profesi Keguruan.
  2. Orang tua yang turut membantu, memberikan doa kepada penulis
  3. Teman-teman dan semua pihak yang telah ikut menyumbangkan fikiran dan dorongan selama proses penyusunan.

Penulis menyadari bahwa dalam makalah ini terdapat banyak kekurangan. Untuk itu, segala kritik dan saran yang bersifat membangun akan Penulis terima demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya, hanya kepada Allah jualah semuanya di serahkan. Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan semua pihak mendapat balasan yang setimpal, Amiiien.

Karawang, 16 Januari 2017

Penulis

DAFTAR ISI
Kata Pengantar........................................................................................................... i
Daftar Isi.................................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN....................................................................................... 1
A.    Latar Belakang................................................................................................ 1
B.     Rumusan Masalah........................................................................................... 2
C.     Tujuan Penulisan............................................................................................. 2

BAB II PEMBAHASAN......................................................................................... 3
A.    Pengembangan Profesionalisasi Guru............................................................. 3
B.     Model Pengembangan Profesi Guru ..............................................................  4

BAB III PENUTUP................................................................................................. 8
A.    Kesimpulan.................................................................................................... 8
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................... 9



BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Pengembangan profesionalisasi guru dilakukan berdasarkan kebutuhan institusi, kelompok guru, maupun individu guru sendiri.  Menurut Danim dari perspektif institusi, pengembangan guru dimaksudkan untuk merangsang, memelihara, dan meningkatkan kualitas staf  dalam memecahkan masalah-masalah keorganisasian. Selanjutnya dikatakan juga bahwa pengembangan guru berdasarkan kebutuhan institusi adalah penting, namun hal yang lebih penting adalah berdasarkan kebutuhan individu guru untuk menjalani proses profesionalisasi. Karena substansi kajian dan konteks pembelajaran selalu berkembang dan berubah menurut dimensi ruang dan waktu, guru dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensinya.
  Profesi keguruan mempunyai tugas utama melayani masyarakat dalam dunia pedidikan. Sejalan dengan itu, jelas kiranya bahwa profesionalisasi dalam bidang keguruan mengandung arti peningkatan segala daya dan usaha dalam  rangka pencapaian  secara optimal layanan yang akan diberikan kepada masyarakat. Untuk meningkatkan mutu pendidikan saat ini, maka profesionalisasi guru  (pendidik)  merupakan suatu keharusan, terlebih lagi apabila kita melihat kondisi objektif  saat ini berkaitan dengan berbagai hal yang ditemui dalam melaksanakan pendidikan, yaitu : (1) perkembangan Iptek, (2) persaingan global bagi lulusan pendidikan, (3) otonomi daerah dan (4) implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP).[1]
Dari uraian di atas, maka Penulis tertarik untuk membuat sebuah makalah yang berjudul “Model Pengembangan Profesi Guru” dengan membahas lebih lanjut mengenai apa saja dan bagaimana tugas dan beban kerja sebagai seorang guru.



B.       RumusanMasalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, adapun rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
  1. Apa yang dimaksud dengan Pengembangan Profesionalisme guru ?
  2. Apa saja Model-model Pengembangan Profesi Guru?


C.      Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah di atas, adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
  1. Untuk mengetahui maksud dari Pengembangan Profesionalisme guru
  2.  Untuk mengetahui Model-model Pengembangan Profesi Guru.








BAB II
PEMBAHASAN
A.      Pengembangan Profesionalisasi guru
1.         Makna Profesional, Profesionalisme, dan profesionalisasi
Berbicara mengenai profesional pemikiran kita akan tertuju pada pekerjaan. Menurut Danim Sudarman, makna profesional merujuk pada dua hal. Pertama orang yang menyandang suatu profesi. Orang yang profesional biasanya melakukan pekerjaan sesuai dengan keahliannya dan mengabdikan diri pada pengguna jasa dengan disertai rasa tanggung jawab atas kemampuan profesionalnya itu. Kedua, kinerja atau performance seseorang dalam melakukan pekerjaan yang sesuai dengan profesinya.
Profesionalisme berasal dari bahasa inggris Profesionalism yang secara leksikal berarti sifat profesional. Menurut Jasin, Anwar profesionalisme dapat diartikan sebagai kometmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya dan terus-menerus mengembangkan strategi-strategi yang digunakannya dalam melakukan pekerjaan sesuai dengan profesinya itu.
Profesionalisasi merupakan proses peningkatan kualifikasi atau kemampuan para anggota penyandang suatu profesi untuk  standar ideal dari penampilan atau perbuatan yang diinginkan oleh profesinya itu. Profesionalisasi mengandung makna dua dimensi utama , yaitu peningkatan status dan peningkatan kemampuan-praktis.

2.         Pengembangan Profesionalisme Tenaga Pendidik
Menurut Sudarwan Danim (2002:51) menjelaskan bahwa pengembangan profesionalisme guru dimaksudkan untuk memenuhi tiga kebutuhan. Pertama, kebutuhan sosial untuk meningkatkan kemampuan sistem pendidikan yang efisien dan manusiawi serta melakukan adaptasi untuk penyusunan kebutuhan-kebutuhan sosial. Kedua, kebutuhan untuk menemukan cara-cara untuk membantu staff pendidikan dalam rangka mengembangkan pribadinya secara luas. Ketiga, kebutuhan untuk mengembangkan dan mendorong kehidupan pribadinya, seperti halnya membantu siswanya dalam mengembangkan keinginan dan keyakinan untuk memenuhi tuntutan pribadi yang sesuai dengan potensi dasarnya


B.     Model PengembanganProfesi Guru
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Dapertemen Pendidikan Nasional (2005) menyebutkan beberapa alternatif Program Pengembangan profesionalisme guru, sebagai berikut :
1.      Program Peningkatan Kualifikasi Pendidikan Guru
 Sesuai dengan peraturan yang berlaku bahwa kualifikasi pendidikan guru adalah minimal S1 dari program keguruan, maka masih ada guru-guru yang belum memenuhi ketentuan tersebut. Oleh karenanya program ini diperuntukkan bagi guru yang belum memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1 untuk mengikuti pendidikan S1 atau S2 pendidikankeguruan. Program iniberupa program kelanjutanstudidalambentuktugasbelajar. 

2.      Program PenyetaraandanSertifikasi
Program ini diperuntukkan bagi guru yang mengajar tidak sesuai  dengan  latar belakang pendidikannya atau bukan berasal dari program  pendidikan keguruan. Hal ini terjadi karena sekolah mengalami keterbatasan atau kelebihan guru mata pelaajaran tertentu. Sering terjadi kualifikasi pendidikan mereka lebih tinggi dari kualifikasi yang dituntut namun tidak sesuai, misalnya berijazah S1 tetapi bukan kependidikan. Mereka dapat mengikuti program penyetaraan atau sertifikasi

3.      Program SupervisiPendidikan
Dalampraktikpembelajarn di kelasmasihseringditemui guru-guru yang ditingkatkanprofesionalismenyadalam proses belajarmengajarnya. Seringadapersepsi yang salahataukurangtepat di manatugas supervisor seringdimaknaisebagaitugasuntukmencarikesalhanatauuntumngadili guru, padahaltujuannyauntukmeningkatkanefektivitasdanefisiensi proses belajarmengajar. Ciriutamasupervisiadalahperubahandalamkearah yang lebihbaik, positif proses belajarmengajarlebihefektifdanefisien. 

4.     Program Pemberdayaan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran)
MGMP adalah suatu forum atau wadah kegiatan profesional guru mata pelajaran sejenis disanggar maupun di masing-masing sekolah yang terdiri dari dua unsur yaitu musyawarah dan  guru mata pelajaran. Guru mata pelajaran adalah guru SMP dan SMA Negeri atau Swasta yang mengasuh dan bertanggung jawab dalam mengelola mata pelajaran yang ditetapkan dalam kurikulum.
Guru bertugas mengimplementasikan kurikulum di kelas. Dalam hal ini dituntut kerjasama yang optimal diantara para guru. Dengan MGMP diharapkan akan meningkatkan profesionalisme guru  dalam melaksanakan pembelajaran  yang bermutu sesuai kebutuhan peserta didik. Wadah profesi ini sangat diperlukan dalam memberikan kontribusi pada peningkatan keprofesionalan para anggotanya.

5.     SimposiumGuru
Selain MGMP ada forum lain yang dapat digunakan sebagai wadah untuk saling berbagi pengalaman dan pemecahan masalah  yang terjadi dalam proses pembelajaran yaitu simposium. Melalui forum simposium guru ini diharapkan para guru menyebarluaskan upaya-upaya kreatif dalam pemecahan masalah. Forum ini selain sebagai media untuk sharing pengalaman, juga berfungsi untuk kompetisi  antar guru, dengan menampilkan guru-guru yang berprestasi dalam berbagai bidang, misalnya dalam pengunaan metode pembelajaran, hasil penelitian tindakan kelas atau penulisan karya ilmiah.

6.      Program Pelatihan Tradisional
     Pelatihaninipadaumumnyamengacupadasatuaspekkhusus yang sifatnyaaktualdanpentinguntukdiketahuioleh para guru, misalnya: CTL, KTSP, PenelitianTindakanKelas, PenulisanKaryaIlmiah, danlain sebagainya. 

7.      Membaca dan Menulis jurnal atau Karya Ilmiah
 Denganmembacadanmemahamiisijurnalataumakalah ilmiah lainnyadalambidangpendidikan guru dapatmengembangkanprofesionalismenya. Selanjutnyadenganmeningkatnyapengetahuanseiringdenganbertambahnyapengalaman, guru diharapkandapatmembangunkonsepbaru, keterampilankhususdanalat/media belajar yang dapatmemberikankontribusidalammelaksanakantugasnya. 

8.      Berpartisipasidalampertemuanilmiah 
Partisipasi guru minimal padakegiatankonferensiataupertemuanilmiahsetiaptahunakanmemberikankontribusi yang berhargadalammembangunprofesionalisme guru dalammelaksanakantanggungjawabnya. Penyampaianmakalahutama, kegiatandiskusikelompokkecil, pameranilmiah, pertemuan informal untkbertukarpikiranatau ide-ide baru, dansebagainyasalingberintegrasiuntukmemberikankesempatanpada guru untuktumbuhsebagaiseorangprofesional.

9.      Melakukanpenelitian (khususnyaPenelitianTindakanKelas) 
PenelitianTindakanKelas (PTK) yang merupakanstudisistematik yang dilakukan guru melaluikerjasamaatautidakdenganahlipendidikandalamrangkamerefleksikandansekaligusmeningkatkanpraktikpembelajaransecaraterusmenerusjugamerupakanstrategi yang tepatuntukmeningkatkanprofesionalisme guru. Berbagaikajian yang bersifatreflektifoleh guru yang dilakukanuntukmeningkatkankemantapanrasional, memperdalampemahamanterhadaptindakan yang dilakukandalammelaksanakantugasnya, danmemperbakikondisidimanapraktikpembelajaranberlangsungakanbermanfaatsebagaiinovasipendidikan.

10.  BerpartisipasidanAktifdalamOrganisasiProfesi 
Ikutsertamenjadianggotaorganisasi/komunitasprofesionaljugaakanmeningkatkanprofesionalisme guru. Organisasi/komunitasprofesionalbiasanyaakanmelayanianggotanyauntukselalumengembangkandanmemeliharaprofesionalismenyadenganmembangunhubungan yang eratdenganmasyarakat (swasta, industri, dansebagainya). Dalamhalini yang terpentingadalah guru haruspandaimemilihsatubentukorganisasiprofesional yang dapatmemberimanfaatutuhbagidirinyamelaluibentukinvestasiwaktudantenaga

11.  Menggalang Kerjasama dengan Teman Sejawat
Kerjasama dengan teman seprofesi sangat menguntungkan bagi pengembangan profesionalisme guru. Banyak hal dapat dipecahkan dan dilakukan berkat kerjasama, seperti: Penelitian Tindakan Kelas, berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah dll.








BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
1.      Pengembangan profesionalisme guru dimaksudkan untuk memenuhi tiga kebutuhan. Salah satu nya adalah kebutuhan sosial untuk meningkatkan kemampuan sistem pendidikan yang efisien dan manusiawi serta melakukan adaptasi untuk penyusunan kebutuhan-kebutuhan sosial.
2.      Model-model Pengembangan profesionalisme guru, diantaranya adalah sebagai berikut : Program Peningkatan Kualifikasi Pendidikan Guru, Program Penyetaraan dan Sertifikasi, Program Supervisi Pendidikan, Program Pemberdayaan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran)Simposium Guru, Program Pelatihan Tradisional, Membaca dan Menulis jurnal atau Karya Ilmiah, Melakukan Penelitian Tindakan Kelas serta Berpartisipasi dan Aktif dalam Organisasi Profesi 







  

DAFTAR PUSTAKA
o   https://akhmadsudrajat.wordpress.com/2014/10/15/3-jenis-kegiatan-pengembangan-profesi-guru/diakses-pada-tanggal-16-Januari-2017/pukul-08.30
o   http://ihatmajid.blogspot.co.id/2015/05/strategi-pengembangan-profesi-guru.html/diakses-pada-tanggal-16-Januari-2017/pukul-08.30