Minggu, 06 Desember 2015

null

kadang-kadang Anda mengaum karena hati Anda bergetar, are'nt u ??
meskipun hanya foto bergetar lah heart..just Anda seperti saya sekarang.. Hhi
#astaghfirullah #heart

#lagi

Kita meiliki tujuan ini itu. Akan tetapi, karena keterbatasan kita sebagai manusia, kadang yang kita lakukan ternyata tidak cocok dengan yang ada dalam harapan.

Siapa yang tahu? Allah.

Maka tidak heran ketika sewaktu-waktu jalan yang sudah kita lalui, tetiba Allah belokkan menuju jalan lain. Karena apa? Karena Allah ingin menunjukkan ke mana kita harus melangkah.

Kadang kita merasa gagal karena tidak melanjutkan, padahal baru saja kita memulai sebuah perjalanan :)

:: this post ketika Allah menunjukkan sakitnya pengharapan kepada manusia. Allah mengembalikanku lagi dalam pelukan-Nya

#Najmah

Sehelai Harapan



Aku tertidur lelap dalam kegelapan nafsu
Aku terjatuh dalan jurang penyesalan

Aku berada dalam titik dimana aku kehilangan arah

Aku merasa marah

Aku merasa kecewa

Aku merasa hina

Bahkan aku merasa tak memiliki daya untuk bangkit
Entah allah menempatkan ku untuk mengajarkanku

Bahwa jangan memberi harapan lebih kepada manusia

Memberi selembar kepercayaan penuh

Karena sejatinya,  Allah cemburu melihat kita

Allah selalu memiliki jalan untuk menguji umatnya

Dan tak sadar kita, kehilangan yg menurut kita berharga didunia padahal itu tak layak untuk kita

Dan kini aku tersadar bahwa ada yg lebih memiliki cinta dan kasih yang sangat abadi yaitu Allah

#Najmah #future

Jumat, 04 Desember 2015

Sebuah pertanyaan pribadi, “kenapa aku kalau ngaji nggak tahan lama ya?? Cepet jenuh”
-Barangsiapa yang hatinya bersih, maka tidak akan pernah bosan dengan Alquran- sayyidina Ustman bin Affan
Apa berarti hatiku masih kotor?? Sungguh aku pengen bisa ngaji lama-lama. Tapi ketika udah jenuh, diterusin ngaji juga nggak nyambung.
Giman dong?? Apa yang bisa kuikhtiarkan?? Ada yang tau??

#Najmah #Al-Quran #muhasabah

Kamis, 03 Desember 2015

Biarlah,

Ku biarkan Pena yang berbicara
Menuangkan maksudnya di jiwa
Agar mudah ku mengerti
Semua yang terjadi
Sudah suratan Ilahi..

Aku belajar untuk tidak menyebut sebuah nama

Bismillah..
Aku belajar untuk tidak menyebut sebuah nama. Biarlah Ia yang menuntunku untuk mencinta engkau yang terpilih untukku. Atau aku yang terpilih untukmu. Saat ijab kabul sudah kau ucap dengan mantap di depan Ayahku.

Aku belajar untuk tidak menyebut sebuah nama. Marilah kita fokus saja mengejar cinta Allah ta'ala. Ia tak akan menyiakan hamba yang bekerja keras untuk taat atas setiap perintahNya. Ini kan persiapkan akhir cerita indah bagi setiap yang bertakwa. Termasuk urusan "sepele" bernama cinta.

Aku belajar untuk tidak menyebut sebuah nama. Tak perlu iri dengan cerita indah drama Korea. Semua itu skenario buatan manusia. Sementara kisah kita? Allah Yang Mahacinta yang menuliskan special untuk setiap kita, hamba yang selalu dicintaiNya.

Aku belajar untuk tidak menyebut sebuah nama. Karena aku percaya, Ia telah menuliskan cerita indah untuk kita, di Lauh Mahfudz sana,  insya Allah  :-)